Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Iskemia
BERITA KESEHATAN

Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Iskemia

CeritaPianoQQ – Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Iskemia merupakan kondisi kurangnya asupan darah pada jaringan atau organ tubuh yang di sebabkan karena adanya gangguan pada pembuluh darah. Kurangnya pasokan darah akan mengakibatkan jaringan atau organ tidak mendapatkan oksigen sesuai dengan kebutuhan. Hal ini akan berujung pada komplikasi yang membahayakan, seperti stroke atau serangan jantung.

Aterosklerosis menjadi penyebab iskemia yang paling sering di temui. Aterosklerosis sendiri merupakan kondisi ketika plak yang sebagian besar mengandung lemak menghambat proses aliran darah. Seiring waktu, pembuluh arteri yang tersumbat menjadi keras dan menyempit. Beberapa faktor yang meningkatkan Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Iskemia, yaitu:

  • Mengidap masalah kesehatan tertentu, misalnya hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, hipotensi, penyakit celiac, obesitas, gagal jantung, anemia sel sabit, dan gangguan pembekuan darah.
  • Merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Tidak rutin berolahraga.

Perubahan Gaya Hidup bagi Pengidap Iskemia

Gejala yang terjadi saat seseorang mengalami iskemia terbilang berbeda, bergantung pada lokasi terjadinya masalah kesehatan ini. Iskemia sendiri bisa terjadi pada jantung, otak, usus, dan tungkai. Untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat, dokter tentu perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Jika kamu merasakan gejala yang tidak biasa, segera lakukan pemeriksaan. Kamu bisa menanyakan pada dokter guna mendapatkan penanganan pertama. Agar lebih mudah, pastikan kamu sudah download aplikasi Halodoc di ponselmu.

Pengobatan yang di lakukan pada dasarnya bertujuan untuk kembali meningkatkan aliran darah menuju organ sasaran. Pengobatan akan di dasarkan pada lokasi dan penyebab iskemia. Maka dari itu, Ketahui 4 Jenis Iskemia yang Perlu Di waspadai. Jika konsumsi obat tidak memberikan hasil sesuai harapan, dokter bisa saja melakukan tindakan lainnya, seperti angioplasti guna melebarkan kembali pembuluh arteri yang mengalami penyempitan atau menjalankan prosedur bypass.

Sementara untuk iskemia pada tungkai yang mengakibatkan bekuan darah, dokter akan melakukan terapi trombolitik guna menghilangkan bekuan tersebut. Meski begitu, pengobatan saja tidak cukup, pengidap iskemia di sarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup, seperti berikut ini.

Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Iskemia

  • Diet. Konsumsi buah, sayuran, ikan, dan daging putih. Kurangi konsumsi kue kering, daging yang di awetkan, gorengan, dan daging merah. Diet seimbang memiliki manfaat tambahan untuk mengendalikan faktor risiko lain, seperti kelebihan berat badan, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
  • Olahraga. Sempatkan untuk berolahraga minimal tiga jam per minggu. Aktivitas ini tidak harus melibatkan olahraga berat, tetapi kamu tetap harus memperhatikan detak jantung jika mengalami peningkatan dan pernapasan menjadi sedikit lebih berat. Lebih baik memulai dengan perlahan kemudian secara bertahap tingkatkan setiap hari.
  • Berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Pasalnya, tidak ada dampak positif dari merokok, sedangkan konsumsi alkohol yang berlebihan pun sama negatifnya pada tubuh.

Selain menerapkan gaya hidup di atas, waspadai pula Gejala Iskemia Berdasarkan Lokasinya. Perubahan terhadap gaya hidup tersebut tetap membutuhkan saran dan pengawasan langsung oleh dokter. Jadi, sebaiknya kamu tanyakan dengan detail sebelum memulai menjalaninya. Pun, perubahan ini di lakukan tentu saja bertujuan agar pengidap terhindar dari risiko komplikasi iskemia yang serius dan mengancam nyawa, seperti stroke, penyakit jantung, hingga amputasi jika iskemia menyerang tungkai.

SUMBER : PIANOQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *